Email: Password:   Lupa Password?
Liputan Rapat Tengah Tahun PMK Kota Surabaya 17-18 Juli 2010
oleh Maya Basoeki: 21-07-2010, Dibaca: 2008 kali

Ingat!! Penggerak Utama Pelayanan ini adalah Roh Kudus

Pelayanan mahasiswa merupakan pelayanan yang sangat dinamis. Pelayanan yang selalu harus peka dengan realita dan perubahan zaman. Tidak ada panduan yang paling “Mujarab” agar dapat  merespon dengan tepat selain mengikuti pimpinan Roh Kudus. Pimpinan yang hanya bisa ditangkap dengan jelas jika masuk lebih dalam lagi di dalam Doa dan pendalaman Firman Tuhan.

 Hal inilah yang menjadi refleksi utama dari setiap pengurus  Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Kota dalam Rapat Kerja (Raker) Tengah Tahun PMK Kota yang diadakan di Wates-Kediri tanggal 17-18 Juli 2010 yang lalu.

Raker PMK  Raker PMK

Suasana Keakraban dan Rapat Kerja

 Rapat Kerja PMK Kota ini diadakan untuk mengevaluasi pelayanan PMK Kota yang sudah berjalan selama setengah tahun dan merencanakan program pelayanan untuk setengah tahun mendatang.

Raker PMK  Raker PMK  Raker PMK 

Suatu hal yang sangat disyukuri, dalam momen ini, Tuhan mengirimkan 6 rekan baru yang mau belajar dan terlibat lebih jauh dalam pelayanan PMK Kota untuk setengah tahun ke depan. Mereka adalah Bagus (PMK Medis), Ruben (Alumni Pelma-UK Petra),  Besty (Pelma Petra), Radika (PMK ITS), Merlyn (Generous-UPH) dan Tirsa (Alumni Petra). Sayang pada kesempatan ini, Besty tidak bisa hadir di acara Raker.

Bagus  Merlin  Ruben

Bagus                             Merlyn                             Ruben

 

  Tirza  Radika

Besty                               Tirsa                            Radika

Dalam 2 hari 1 malam yang telah dijalani, terjalin percakapan yang dekat antara 11 orang pengurus PMK Kota, 5 calon pengurus baru dan juga 5 kakak staf Mahasiswa yang mendampingi. Firman Tuhan yang disampaikan oleh Kak Ricky dan Kak Perdian pada Ibadah pembuka dan Ibadah Minggu memandu refleksi pribadi setiap pengurus untuk lebih menghayati pelayanan ini. Hati seorang hamba terus menjadi gaung pengingat bagi setiap pengurus untuk berefleksi dengan jujur di hadapan Tuhan. Anugerah Tuhan yang telah dialami secara pribadi harus menjadi motivasi utama untuk terus mengusahakan  dan  melakukan yang terbaik dalam pelayanan ini.

Berbagai sharing terbuka tentang pelayanan dan pergumulan pribadi khususnya panggilan hidup menjadi agenda natural dalam momen-momen seperti ini. Dan yang lebih menarik adalah terjadinya diskusi-diskusi yang membahas buku “Reimagining Evangelism” yang dikaitkan dengan konteks pelayanan mahasiswa saat ini. Pembahasan buku ini juga merangsang diskusi bagaimana memikirkan pemberitaan Injil yang lebih luas daripada sekedar duduk diam untuk menunggu orang-orang datang memenuhi undangan persekutuan. Intinya, Pemberitaan Injil melalui pelayanan mahasiswa pada zaman ini harus menjemput bola bukan menunggu bola. Berbagai ide dan masukan telah dikemukakan dan akan ditindaklanjuti bersama.

Kompleksitas konteks kampus, orang yang melayani, dan orang yang dilayani dalam Pelayanan Mahasiswa membuat pelayanan ini mau tidak mau harus terus memperbaiki diri. Sejumlah strategi telah dipikirkan untuk berpacu dengan realita setiap kampus yang berbeda. Sejumlah program telah direncanakan agar pemberitaan Injil dapat menjangkau lebih banyak jiwa.

Namun, beberapa pertanyaan yang menyayat hati tiba-tiba menginterupsi rangkaian pola pikir yang realistis ini :

“Apakah sejumlah strategi dan program yang telah dipikirkan itu lahir dari pergumulan terdalam dari hati yang sungguh-sungguh merindukan pimpinan Tuhan ataukah hanya sejumlah koleksi idealisme rohani yang sudah siap diluncurkan? Apakah doa bagi kampus-kampus masih keluar dari hati yang hancur dan menangisi orang-orang yang masih menolak pemerintahan Yesus dalam hidup mereka ataukah hanya sebaris doa insidentil yang hanya datang pada saat-saat tertentu?? Apakah di dalam lubuk hati pekerja-pekerjaNya masih terdapat gelora sukacita mendalam karena terus mengalami Tuhan dalam pelayanan ini ataukah yang ada hanya sederetan kelelahan dan pengerutuan yang ternyata sudah menggerogoti jiwa??”

Pertanyaan-pertanyaan ini muncul, menyesakkan hati dan hanya mampu direspon dengan airmata kesadaran dalam moment Rapat Kerja PMK Kota ini. Segala program terbaik sekalipun yang telah dibuat hanya akan menghasilkan depresi jika pada akhirnya fakta membuktikan itu semua tidak sesuai dengan harapan. Semua strategi hanya akan menjadi fase lingkaran yang melelahkan jika itu semua tidak dapat dijalankan dengan sempurna. Semua hal yang dilakukan tanpa kolaborasi dengan Roh Kudus akan membawa para pekerja terjebak dalam rutinitas pelayanan dan mengalami kelelahan jiwa. Karena yang terutama dalam menjalankan pelayanan ini adalah mengikuti pimpinan-Nya.

Secara pribadi, saya mengingat seberapa sering Alkitab menggambarkan bahwa Roh Allah yang menuntun setiap langkah yang harus ditempuh Tuhan Yesus. Roh Allah menuntun Tuhan Yesus untuk pergi ke padang gurun untuk dicobai dan yang paling penting Roh Allah yang terus mengarahkan pandangan Tuhan Yesus menuju salib. Roh Allah juga menuntun Tuhan Yesus untuk memberi respon yang tepat sesuai Hati dan Tujuan Allah. Dengan demikian, memang tidak ada jalan lain untuk bisa mengambil langkah demi langkah yang tepat dan memberikan respon yang benar dalam menempuh perjalanan pelayanan ini selain memberikan ruang gerak yang luas dan seutuhnya bagi pimpinan Roh Kudus.

Tuhan sudah memakai Pelayanan ini untuk menyatakan Kemuliaan-Nya. Namun, Ia hanya mau menyatakan kerinduanNya lebih lagi untuk dikerjakan oleh pelayanan ini jika para pekerja tetap bersungguh-sungguh memelihara hati yang dengan dalam merindukan pimpinan-Nya.

Ia akan memandu langkah pelayanan ini satu persatu jika kita memelihara hati yang lunak untuk dibentuk Tuhan dengan tepat dalam menyingkapi setiap perubahan-perubahan yang ada.

Ia akan membereskan banyak hal jika kita memelihara hati yang terbuka untuk menerima didikan Tuhan melalui Interupsi Ilahi, masalah dan konflik yang terjadi.

Ia akan menambahkan kepuasan Ilahi jika kita memiliki hati yang bersukacita ketika kita melihat rekan sepelayanan mengambil bagian yang lebih lagi dalam pelayanan dan melupakan sakit hati yang dilakukannya dalam proses menjadi murid Kristus yang seutuhnya.

Ia akan terus membuktikan bahwa Ia adalah ALLAH yang hidup dan akan terus berkarya dalam pelayanan ini jika semua pelayan-Nya terus belajar mengasihi Tuhan bukan saja pada saat  mampu  melakukan sesuatu dengan totalitas, tetapi juga ketika berusaha memberikan yang terbaik dari keterbatasan dan kelemahan yang ada.

 Pelayanan Mahasiswa merupakan rangkaian perjalanan rohani yang dinamis. Kedinamisan ini bukan saja terhadap realita kampus dan zaman yang berubah serta jatuh bangun pengurus dalam menjalankan tanggungjawab, tetapi juga menyangkut kerendahan hati untuk menerima perubahan-perubahan yang muncul dalam proses perjalanan pelayanan ini.

 Semoga refleksi pribadi ini dapat membuat kita mengingat sejenak tentang perjalanan rohani kita bersama Tuhan dalam pelayanan ini. Dengan terus memandang pada wajah Kristus yang sudah memberikan segalanya untuk kita, marilah dengan hati yang hancur kita terus menangis di hadapan Tuhan agar Ia terus menunjukkan pimpinan-Nya yang Ajaib dalam pelayanan ini.

 

Tuhan Memberkati!!



Topik Terkait :
MOVING TOGETHER IN GOD`S MISSION, Regenerasi PMK KOTA 2012
Surat Doa Surabaya Juli-Agustus 2011 : THE LORD IS OUR SHEPHERD
Refreshing & Regenerasi Pengurus PMK Kota Surabaya Mid-Year
1 Komentar
mantap
oleh wanto, 2010-07-22 16:23:12

Saya POKJA aja deh, "POKoknya kerJA," bukan PANRAH: PANtesnya maRAH" hahahahhaa...selamat berjuang saudara-saudaraku!!!

Anda harus Login untuk memberi komentar

| Find Us on Facebook  

LENGKAPI DATA ANDA

Pray and Proclaim - Penutupa...
Penutupan Bulan PI, Minggu, 14 Mei 2017, Pukul 13.00-16.00 WIB, tempat Ruper Perkantas Surabaya,Jl. Tenggilis Mejoyo KA 10 Surabaya "Pray and Proclaim" By. Akhung. Konfirmasi kehadiran hubungi :Evif...
Evangelism Training and Gath...
Evangelism Training and Gathering PKK-CPKK, 11 Maret 2016, Pukul 10.00-15.00 WIB &12 Maret 2016, Pukul 14.00-16.00 WIB di Tenggilis Mejoyo KA 10 Surabaya, Cp: Ria (0852 5080 0088)...
Kamp Kelompok Tumbuh Bersama...
Kamp Kelompok Tumbuh Bersama (KTB) Surabaya, 3-5 Februari 2017, Tempat Villa Dharmaningsih, Pacet Mojokerto, Pembicara Dr. Iman Santoso, Ev. Anggriadi Ricky M.Div, Ev. Anthon Kathoba M.Div, Akhung Ber...
Kamp KTB Mahasiswa 2016 - Fo...
Pemuridan dalam dunia mahasiswa dikerjakan dengan tujuan menghadirkan pribadi-pribadi yang mengenal, mengalami, dan mengandalkan Kristus dalam seluruh aspek hidupnya. Hal ini kelak akan memberikan pen...
Lihat Semua Kegiatan >>


1129824

Saat ini ada 142 tamu dan 0 online user