more"/> more">
Kabar Ladang Mojokerto - Memuridkan Siswa di Tengah Tantangan Jaman
Last Updated : Sep 19, 2025  |  Created by : Administrator  |  250 views

Siang itu hari sangat panas, teriknya matahari menyengat hingga menembus jaket setebal apapun. Kak Jeki—staf yang fulltime melayani di Mojokerto bergegas berangkat ke salah satu sekolah. Dia sudah berjanji dengan beberapa adik KTB siswa untuk bertemu dan belajar firman sepulang dari sekolah. Setelah memarkir motornya, Kak Jeki bergegas masuk ke ruangan kelas yang biasa dipakai untuk pertemuan, namun sesampainya di sana tak satupun dari 5 anak yang berjanji datang ada di ruangan itu. Tiga puluh menit berlalu, Kak Jeki menanti sambil bertanya lewat Whatsapp. Masih tak ada jawaban, bahkan sampai 60 menit pun tak kunjung ada kabar, sampai akhirnya Kak Jeki memutuskan untuk kembali ke rumah. Itu adalah salah satu gambaran suka duka staf Perkantas dalam memperjuangkan agar adik-adiknya bisa dijangkau melalui kelompok kecil.

Kami bersyukur sampai hari ini di Mojokerto ada 6 sekolah yang dilayani antara lain SMA 1, SMA SOKOO, SMA 2, SMP 2, SMP 3, SMP 4.  Kelompok tumbuh bersama yang dilayani oleh ada 8 kelompok. Pada bulan ini, sudah terbentuk kepengurusan Persekutuan Siswa Kristen Kota Mojokerto (Persisten) yang beranggotakan 12 adik siswa dari 5 perwakilan sekolah. Sebuah ucapan syukur yang hadir di tengah tantangan pemuridan yang ada. Doakan agar adik-adik pengurus bisa dibimbing dan didampingi di tengah-tengah kesibukan jadwal sekolah mereka. Doakan Persisten bisa menjadi sarana untuk menjangkau sekolah-sekolah di Mojokerto dan menjangkau banyak siswa untuk dibina dalam KTB.

Kami juga mensyukuri anugerah Tuhan di mana Kak Jeki diberi kesempatan menjadi tenaga pengajar Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SMP Negeri 3. Doakan agar kesempatan ini digunakan untuk mengabarkan kabar baik dan menjangkau lebih banyak siswa. Terutama karena kami diperhadapkan pada tantangan utama yang dialami adik-adik, yaitu banyaknya kegiatan mereka di luar jam sekolah, ditambah tugas-tugas sekolah yang banyak. Seringkali hal itu menyebabkan adik-adik kesulitan menyediakan waktu untuk KTB. Di satu sisi, persaingan akademik dan tuntutan sekolah yang makin banyak membuat siswa cenderung enggan mengambil kegiatan lain selain di sekolah. Doakan agar Kak Jeki sebagai staf pendamping dan beberapa alumni yang membantu melayani bisa terus berjuang untuk memuridkan adik-adik di Mojokerto dengan segenap hati di tengah tantangan jaman ini. Tuhan memberkati.


Subscribe To Our Newsletter
Subscribe to catch our monthly newsletter, latest updates, and upcoming events
RELATED UPDATES