more"/> more">
Panggilan Allah bukan sekadar tentang mengerjakan misi. Lebih dalam dari itu, Allah memanggil manusia berdosa untuk menjadi umat-Nya yang kudus—bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, dan umat kepunyaan-Nya sendiri. Inilah panggilan mulia yang mengarahkan kita kembali kepada Sang Pencipta.
Pertanyaannya, sudahkah kita yang telah ditebus-Nya menyadari bahwa kita adalah umat yang dipilih dan dipanggil untuk hidup kudus? Kesadaran akan panggilan inilah yang seharusnya mendorong kita untuk hadir di tengah dunia dan menjadi saksi Kristus. Sebab, tanpa memahami siapa diri kita di hadapan Allah dan untuk apa kita dipanggil, sulit bagi kita untuk menjalankan misi-Nya dengan sungguh-sungguh.
Hanya karena anugerah dan kemurahan Tuhan, Perkantas Jayapura dapat terus hadir dan menjadi saksi-Nya, khususnya di tanah Papua. Tahun 2026 menjadi tahun yang istimewa karena Perkantas Jayapura genap berusia 25 tahun. Seperempat abad perjalanan pelayanan tentu bukan waktu yang singkat. Ada banyak dinamika, tantangan, sukacita, dan pertolongan Tuhan yang menyertai setiap langkahnya.
Ungkapan syukur atas perjalanan tersebut diwujudkan melalui Ibadah Syukur HUT ke-25 Perkantas Jayapura yang dilaksanakan pada Sabtu, 4 Juli 2026, di Pantai Base-G, Jayapura. Sekitar 90 orang hadir dalam ibadah ini, terdiri atas siswa, mahasiswa, alumni, dan tamu undangan.
Ibadah dilayani oleh Ibu Ev. Apriliana Liem, S.Th., seorang hamba Tuhan yang Tuhan pakai dalam pelayanan penerjemahan Alkitab ke dalam salah satu bahasa suku di wilayah Mamberamo. Firman Tuhan yang disampaikan berdasarkan 1 Petrus 2:9 dengan tema Chosen to Be a Witness. Melalui firman-Nya, Tuhan kembali mengingatkan dan meneguhkan setiap orang yang hadir bahwa mereka adalah umat pilihan yang dipanggil untuk menyatakan karya dan kasih Kristus di tengah dunia.
Setelah ibadah, para peserta mengikuti kelompok diskusi. Dalam suasana yang terbuka dan akrab, siswa, mahasiswa, dan alumni diajak melihat kembali perjalanan pelayanan Perkantas Jayapura selama 25 tahun. Mereka juga membagikan pengalaman tentang penyertaan Tuhan serta memikirkan harapan dan langkah pelayanan ke depan.
Perayaan HUT kemudian dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun dan pembagian kue dari alumni senior kepada siswa dan mahasiswa. Suasana semakin hangat ketika seluruh peserta mengikuti permainan dan fellowship bersama. Momen sederhana ini menjadi kesempatan untuk membangun kembali keakraban, persaudaraan, dan rasa memiliki sebagai bagian dari keluarga besar Perkantas.
Puji Tuhan, seluruh rangkaian Ibadah Syukur HUT ke-25 Perkantas Jayapura dapat berlangsung dengan baik dan lancar, sejak persiapan hingga pelaksanaannya. Semua itu terjadi karena pertolongan dan penyertaan Tuhan.
Perjalanan 25 tahun ini kembali mengingatkan bahwa Perkantas bukan sekadar sebuah organisasi pelayanan. Di dalamnya ada orang-orang yang telah dipanggil dan dipilih Tuhan untuk menjadi saksi-Nya. Kiranya setiap siswa, mahasiswa, dan alumni terus dipakai untuk menghadirkan kasih Kristus, melayani dengan segenap hati, dan menjadi berkat bagi sesama, khususnya bagi tanah Papua.
Kiranya melalui Perkantas Jayapura, semakin banyak generasi muda mengenal Kristus, bertumbuh dalam iman, dan berani menjadi saksi-Nya di mana pun Tuhan menempatkan mereka.
Soli Deo Gloria.